Ideas for free

Agustus 29, 2006

Sharepoint 2007: Starter Kit for 2007 Office System

Diarsipkan di bawah: Microsoft Sharepoint, Office 12, Tips and Tricks — cakriwut @ 3:18 am

Indonesian:

Barangkali ada yang belum tahu bagaimana cara memulai coding diatas Sharepoint 2007, Microsoft telah menyediakan starter kit yang berisi contoh-contoh code. Beberapa diantaranya adalah:

 

English:

Are you looking for Sharepoint 2007 development samples? Here with a growing list starter kit from Microsoft, (will be updated when I found new one)

Sharepoint 2007: Streamline many configuration tasks

Diarsipkan di bawah: Microsoft Sharepoint, Office 12, Office Server 2007 — cakriwut @ 1:28 am

Indonesian: (see in English)

Perubahan model kerja yang cukup besar di Sharepoint 2007 adalah pengurangan pekerjaan konfigurasi. Pekerjaan-pekerjaan konfigurasi di Sharepoint 2007 tidak perlu lagi dilakukan secara manual (kecuali mengedit web.config); namun sudah dapat dilakukan dengan menggunakan web interface yang sudah ada. Contohnya adalah, pada saat membuat applikasi web baru (virtual directory di IIS yang sudah ditingkatkan kemampuannya dengan Sharepoint), membuat web part tambahan, dsb.

Aplikasi web baru dapat dibuat dengan menggunakan interface web Sharepoint 2007 tanpa harus menyentuh IIS. Persiapan direktory dan virtual direktory di IIS dilakukan oleh service yang dimiliki oleh Sharepoint 2007 ini. Sehingga ruang kerja seorang Administrator web benar-benar terisolasi dan terpisah dari ruang kerja seorang Administrator system.
Bandingkan dengan Sharepoint 2003. Untuk membuat sebuah situs Sharepoint baru, sebuah virtual directory harus dipersiapkan terlebih dahulu di IIS dengan menggunakan IIS Manager. Untuk membuat virtual directory, diperlukan proses pembuatan folder, manajemen keamanan, dsb. sebelum akhirnya di-extend (ditingkatkan kemampuannya) dengan Sharepoint services.

CreateWebApplication

 

Tak ketinggalan pula proses penyisipan web part tambahan. Pendefinisian *.DWP tak lama lagi akan menjadi proses yang tidak diperlukan. Sharepoint 2007 menyediakan interface untuk mengambil kontruktor web part, langsung dari assembly yang berisi webpart. Melalui Web Part Gallery, administrator site dapat memutuskan untuk memasukkan sebuah web part kedalam situsnya. Web Part Gallery sendiri, akan memuat seluruh assembly yang mengandung webpart dan disimpan di */bin atau di GAC.

WebPartGallery

Meskipun Sharepoint 2003 juga memiliki Web Part Gallery, namun untuk memasukkan sebuah webpart kedalam situs dibutuhkan setidaknya 2 buah file, yaitu *.dwp dan *.dll. *.dwp memuat informasi konstruksi web part sedangkan *.dll merupakan assembly / code behind yang akan mendukung *.dwp tersebut.

Dan masih banyak lagi tugas-tugas konfigurasi yang diperpendek di Sharepoint 2007 ini !

–o0o–

English: (baca dalam Bahasa Indonesia)

One of big changes in Sharepoint 2007 is many configurations tasks are now streamlined through its web interface. Sharepoint 2007 administrations sites provides step-by-step wizard to configure new server through web interface. Preparing new web application now can be accomplished completely from web interface, no more manual virtual directory creation (only editing web.config).
For example, when we need to create new web application (web application is a virtual directory in IIS that has been extended with Sharepoint)Contohnya adalah, pada saat membuat applikasi web baru (virtual directory di IIS yang sudah ditingkatkan kemampuannya dengan Sharepoint), membuat web part tambahan, dsb.

New web application (web application is extended virtual directory in IIS) can be created using Sharepoint web admin without requirement to touch IIS physically. All folder and IIS virtual directory preparation are controlled by Sharepoint services. Therefore web administrator’s workspace is isolated from system administrator workspace.
Compare with Sharepoint 2003. In Sharepoint 2003, new site creation requires existing virtual directory in IIS. Consequently web administrator must create folder, configure folder security, virtual directory security etc. and finally extend the virtual directory with Sharepoint services.

CreateWebApplication

 

Creating custom webpart now becomes easier. Creating web part definition like *.DWP will soon become obsolete task. Sharepoint 2007 provides web interface to generate webpart definition directly from the assembly. Using “Web Part Gallery”, site administrator have an ability to register webpart assembly his site. And the “Web Part Gallery” will list all standard webpart assembly and custom assembly in */bin or GAC.

WebPartGallery

Sharepoint 2003 also has Web Part Gallery, but we needs at least 2 files to register custom webpart; *.dwp and *.dll. *.dwp contains webpart definition – such as webpart title, assembly etc. While *.dll is code behind to support the webpart.

And more streamlined configuration tasks in Sharepoint 2007!

Agustus 28, 2006

MOSS 2007: Session State is Not Available

Diarsipkan di bawah: Office 12, Office Server 2007, Tips and Tricks — cakriwut @ 1:42 pm

Indonesian:

Jika pada saat mengaktifkan workflow / form services di Sharepoint 2007, muncul pesan kesalahan

SessionStateIsNotAvailable

Maka artinya session state di web application belum diaktifkan – dan di web.config dapat dilihat ada bagian “Session” yang diremark.

OriginalWebConfigNoSessionState

Untuk mengaktifkannya, hilangkan remark pada

<add name=”Session” type=”System.Web.SessionState.SessionStateModule”/>

di web.config yang ada didalam web application yang bersangkutan.

OriginalWebConfigWithSessionState

Referensi : googling

Agustus 24, 2006

Trouble Installing Windows Workflow Foundation Beta 2.2

Diarsipkan di bawah: Microsoft Sharepoint, Office 12 — cakriwut @ 2:44 am

English:

I have deployed several instances of SPS 2007 sucessfully, but today when I installed in my production machine I was facing a problem. Windows Workflow Foundation Beta 2.2 seems unable to extract all of its package. I’ve tries to reboot and stop everything – but I come back with no luck; keeping me with following error message

Installed Windows Workflow Foundation Runtime Components Beta 2_2(EN)
for x86.exe and got the error Error 1316. A network error occurred
while attempting to read from the file:
C:\DOCUME~1\ADMINI~1\LOCALS~1\Temp\IXP000.TMP\WinWF_3.0_x86.msi

I know that I didn’t follow the installation sequence – and I don’t want to do clean install. It’s a production research machine ! (Surely, beta version should not be installed in production). So, I’ve tried to examine which installed programs might have conflicts with WF. It might be the family of Windows [X] Foundation, so I remove all previously installed families; mine is Windows FX.

Trying to install Windows Workflow Foundation Beta 2.2 again, and it runs prefectly. And the other family doesn’t complains when I reinstalled them into my machine.

Indonesian:

Dalam beberapa kali instalasi SPS 2007, tidak ada kendala yang berarti. Namun kali ini ketika saya mau melakukan instalasi di server produksi – hmm.. ternyata bermasalah. Windows Workflow Foundation Beta 2.2 , sebagai komponen wajib tidak bisa diinstall. Sudah dicoba restart komputer dan mematikan semua aplikasi, namun tetap saja gagal dengan pesan kesalahan

Installed Windows Workflow Foundation Runtime Components Beta 2_2(EN)
for x86.exe and got the error Error 1316. A network error occurred
while attempting to read from the file:
C:\DOCUME~1\ADMINI~1\LOCALS~1\Temp\IXP000.TMP\WinWF_3.0_x86.msi

Memang, kali ini saya tidak mengikuti urutan instalasi seperti yang ada di manual – kan bisa berabe kalau harus nginstall ulang seluruh aplikasi di server produksi. (sebagai catatan, Microsoft sendiri sudah melarang instalasi di server produksi – tapi untuk riset boleh kan?). Jadi saya mulai mencari bagian mana yang mungkin menjadi penyebab kegagalan instalasi ini. Kemungkinan paling besar adalah karena adanya Windows [X] Foundation lain yang sudah terinstall; dan memang di server ini telah ada Windows FX. Jadi saya uninstall si Windows FX dan mulai lagi proses instalasi WF.

Akhirnya WF dapat diinstall dengan sukses dan Windows FX pun dapat di install ulang, tanpa masalah.

Agustus 23, 2006

Impersonation Using Recursive Web Services – Part II

Diarsipkan di bawah: Microsoft Sharepoint, Tips and Tricks — cakriwut @ 8:35 am

Indonesian:

Didalam SharePoint ada beberapa method/property yang “terlarang” untuk digunakan oleh user. Salah satunya adalah, property “Roles” dari SPUser yang berguna untuk melihat role-role yang dimiliki oleh user yang bersangkutan. Otorisasi minimal yang diperlukan untuk mengetahui role-role user adalah “Manage Group”, padahal adakalanya si user hanya perlu tahu role-role yang dimilikinya sendiri. Ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk mengatasi keterbatasan ini, salah satunya adalah dengan teknik impersonation (berpura-pura sebagai user lain dan biasanya adalah administrator site).

Pada bagian pertama, sudah dijelaskan langkah-langkah pembuatan project web service di Sharepoint. Bagian ke-2 ini akan melanjutkan implementasi teknik “Impersonation using recursive web services”.

 

English:

There are some methods/properties which requires special authority in Sharepoint development. One of the most importance property is “Roles” of SPUser. Imagine, when a user needs his/her Roles, he/she won’t be able to access that property because of the restriction. The minimal authority to enumerate user roles is “Manage Group” – unfortunatelly giving “Manage Group” to user will also gives him/her an Administrative rights. There are some techniques overcome this limitation, one of the proposed solution is impersonation.

In the first part, we’ve demonstrate how to prepare web service project in Sharepoint. In this part, we will continue the implementation of “impersonation using recursive web services”.

(lagi…)

Agustus 22, 2006

Impersonation Using Recursive Web Services – Part I

Diarsipkan di bawah: Microsoft Sharepoint, Tips and Tricks — cakriwut @ 10:03 am

Indonesian:

Didalam SharePoint ada beberapa method/property yang “terlarang” untuk digunakan oleh user. Salah satunya adalah, property “Roles” dari SPUser yang berguna untuk melihat role-role yang dimiliki oleh user yang bersangkutan. Otorisasi minimal yang diperlukan untuk mengetahui role-role user adalah “Manage Group”, padahal adakalanya si user hanya perlu tahu role-role yang dimilikinya sendiri. Ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk mengatasi keterbatasan ini, salah satunya adalah dengan teknik impersonation (berpura-pura sebagai user lain dan biasanya adalah administrator site).

Pada teknik impersonation, sebuah code disisipkan untuk membuat domain aplikasi baru dengan hak akses yang lebih tinggi seperti Administrator. Namun sayanya, teknik ini akan gagal bekerja jika digunakan didalam web services. Lebih lanjut mengenai bagaimana melakukan impersonation, dapat dicari di internet. Disini, saya akan menjelaskan bagaimana melakukan impersonation dengan memanfaatkan web service itu sendiri “Impersonation using recursive web services”.

English:

There are some methods/properties which requires special authority in Sharepoint development. One of the most importance property is “Roles” of SPUser. Imagine, when a user needs his/her Roles, he/she won’t be able to access that property because of the restriction. The minimal authority to enumerate user roles is “Manage Group” – unfortunatelly giving “Manage Group” to user will also gives him/her an Administrative rights. There are some techniques overcome this limitation, one of the proposed solution is impersonation.

Impersonation is a techniques to create another application domain using elevated privilege such as Administration. Unfortunatelly, this techniques will behaves incorrectly if you create Web Services. I will not talk much about how to impersonate, there are articles in internet. Here, I’ll show you something that you might not realized “impersonation using recursive web services”.

(lagi…)

Agustus 19, 2006

Autofilled Sharepoint’s Form

Diarsipkan di bawah: Microsoft Sharepoint, Tips and Tricks — cakriwut @ 12:02 am

Indonesian:

Dalam tulisan tentang “Multiple Attachment in Document Library” ada satu screenshoot yang sering ditanyakan.

Upload Attachment

Didalam screen shoot tersebut dapat dilihat bahwa field “Main Library” terisi secara otomatis. Selain itu sebagai informasi tambahan, field yang sudah terisi dengan http GET berubah menjadi read-only.

Bagaimana cara membuat field entry yang dapat terisi secara otomatis?

English:

In my posting about “Multiple Attachment in Document Library” , some friends questioning one of the screenshoot.

Upload Attachment

In that screenshoot, we can see that “Main Library” field is automatically filled. In addition, the field became read-only but leaving the other un-filled field editable.

How can we create autofill Sharepoint’s form?

(lagi…)

Agustus 16, 2006

TechEd 2006

Diarsipkan di bawah: General — cakriwut @ 7:39 am

Indonesian:

TechEd adalah acara gathering (“kumpul-kumpul”), yang diselenggarakan tiap tahun oleh Microsoft untuk memperkenalkan teknologi baru dan berbagi pengalaman dengan teknologi-teknologi yang sudah ada. Di forum ini biasanya akan berkumpul pakar di bidangnya, seperti coder, architect, penulis buku, designer dan sebagainya.
Tahun 2005 lalu, TechEd diselenggarakan di Singapore, dan tahun 2006 ini akan diselengarakan di Kualalumpur. Sebagai gold partner Microsoft, perusahaan saya juga mengirimkan wakil ke forum ini. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, kali ini saya juga dapat tugas untuk hadir di forum itu.

English:

TechEd 2006 here I come. Last year it was held in Singapore, and this year it will be in Kualalumpur. In TechEd, Microsoft will introduce its new technology as well as sharing experiences in existing technology. There will be coders, architects, writers, designers and many more. So don’t left behind, this is the right place and time to meet with expertise arround the world.

Agustus 15, 2006

Masalah dengan ADODB.Stream?

Diarsipkan di bawah: Tips and Tricks — cakriwut @ 5:30 am

Indonesian:

Microsoft sudah merilis informasi ini, namun tidak ada salahnya saya tulis lagi supaya tidak lupa.

Demi menjamin keamanan, ADODB.Stream tidak boleh dijalankan melalui Internet Explorer, oleh karena itu security patch yang dikeluarkan oleh Microsoft melakukan perubahan di registry. Sehingga, jika ada script di halaman web yang memanggil ADODB.Stream – IE akan secara otomatis menggagalkannya.

Bagian registry yang diubah adalah:

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Internet Explorer\ActiveX Compatibility\{00000566-0000-0010-8000-00AA006D2EA4}

Dimana {00000566-0000-0010-8000-00AA006D2EA4}, merupakan GUID dari ADODB.Stream.

Untuk mengembalikan fungsi ADODB.Stream, hapus saja bagian itu. (TAPI HATI-HATI, karena membawa lubang baru di IE)

Referensi:
http://support.microsoft.com/default.aspx?scid=kb;en-us;870669

Agustus 14, 2006

Eleminating DataView Problem

Diarsipkan di bawah: Microsoft Sharepoint, Tips and Tricks — cakriwut @ 3:12 am

Indonesian:

Sudah kenal DataView webpart? DataView webpart adalah webpart standar dari MS Sharepoint 2003 yang berguna untuk menampilkan data (list, tabel database dll.) kedalam halaman Sharepoint. DataView webpart bekerja dengan melakukan kueri ke web service dan memformat tampilan dengan memanfaatkan XSLT. Dengan demikian, dataview webpart memberikan kebebasan yang lebih tinggi untuk menampilkan data kedalam halaman Sharepoint. Banyak pekerjaan yang dapat langsung ditangani oleh dataview webpart tanpa harus melakukan programming/coding terlebih dahulu; contohnya menampilkan hasil kueri tabel di SQL server, menampilkan isi dari list di Sharepoint, menampilkan user login dsb.)

Kelemahan DataView

Salah satu kelemahan DataView webpart adalah, webpart ini sangat rentan terhadap kesalahan tag yang ada didalam halaman bersangkutan. Hal ini dapat terjadi jika halaman tersebut memiliki tag yang kurang lengkap. Pada kondisi demikian DataView webpart akan mengalami gagal tampil seperti gambar dibawah. Penyebabnya adalah hal sepele, tag-tag XSLT dan kueri didalam dataview webpart bersinggungan dengan tag-tag kurang lengkap didalam page. Sehingga kueri/format tampilan tidak sesuai dengan yang diharapkan. (Masih merupakan asumsi yang belum dikonfirmasi ke Microsoft)

XSLTProblem

(lagi…)

Halaman Berikutnya »

Blog pada WordPress.com.