Ideas for free

Agustus 2, 2006

Mengenal Microsoft Sharepoint

Diarsipkan di bawah: Microsoft Sharepoint — cakriwut @ 5:42 pm

Indonesian:

Microsoft Sharepoint adalah produk Microsoft yang dapat digunakan sebagai media berbagi informasi (sharing point). Tujuannya adalah mendekatkan proses berbagi informasi (dengan menggunakan web) – ke pengguna yang melakukan bisnis (business user).

Sebelum munculnya MS Sharepoint, untuk membangun sebuah situs yang digunakan dalam proses bisnis; dibutuhkan peran seorang System Administrator. System Administrator akan melakukan proses persiapan situs, implementasi, pembuatan isi dan pengisian data.
Padahal belum tentu seorang System Administrator mengerti tentang kebutuhan bisnis yang diemban oleh situs tersebut. Dan kalau toh System Administrator bisa mengerti – maka dia harus menjadi superman – orang yang tahu segalanya mulai dari kebutuhan bisnis hingga teknis implementasinya.

MS Sharepoint, merubah pradigma tersebut dengan mendekatkan proses pengembangan situs bisnis menjadi lebih mudah dan dapat dilakukan oleh pengguna bisnis. Ini dapat terjadi karena didalam MS Sharepoint telah tersedia template-template standar dan fungsi-fungsi pembuatan situs, dan bahkan dengan “webpart” , tampilan-tampilan standar tersebut dapat diatur dari antar muka web yang disediakan.

Saya sendiri melihat MS Sharepoint sebagai framework yang 70% sudah jadi. Artinya, dengan menggunakan kemampuan standar yang sudah tersedia, kita dapat dengan cepat membangun aplikasi bisnis diatas MS Sharepoint. 30% sisanya adalah tugas kita untuk melakukan penyesuaian (customization) agar tampilan / fungsi-fungsi standar tersebut sama persis dengan yang diinginkan.

Komponen-komponen standar tersebut antara lain:
1. List , yang dapat dipandang sebagai tabel dan menjadi komponen dasar dari komponen-komponen yang lain
2. Document Library, merupakan pengembangan dari List yang ditambah dengan relasi ke file-file; dapat dipandang sebagai folder penyimpanan
3. Picture Library, merupakan document library yang khusus untuk menyimpan file-file gambar

Istilah-istilah lain yang tak kalah pentingnya adalah WebPart, WSS, dan SPS. WebPart adalah komponen presentasi didalam MS Sharepoint yang dapat diatur dengan menggunakan antar muka web yang tersedia. WSS atau Windows Sharepoint Services adalah layanan (services) dasar MS Sharepoint yang tersedia sebagai bagian dari sistem operasi MS Windows 2003. SPS atau Sharepoint Portal Server adalah portal Sharepoint yang dibangun dengan menggunakan framework WSS; berbeda dengan WSS yang didistribusikan secara gratis, SPS memerlukan lisensi tersendiri. Dengan sendirinya, kalau kita mau menggunakan SPS, maka sistem operasi yang dibutuhkan adalah MS Windows 2003 yang sudah diinstall WSS.
WSS membutuhkan storage yang berupa database MS SQL Server (minimal SQL 2000 dengan SP3). Namun, jangan khawatir – WSS juga dapat menggunakan MSDE atau SQL 2005 Express Edition. Artinya, kita cuma perlu membeli MS Windows 2003 dan sudah dapat mengembangkan aplikasi diatas Sharepoint.
Saya sendiri lebih menyarankan menggunakan MS SBS (Small Business Solution) – yang merupakan bundel OS (Windows 2003) – Database (MS SQL 2000) – WSS – SPS – ISA – Exchange. Bundel ini jauh lebih murah jika dibandingkan dengan membeli secara terpisah.

Custom First!
Lantas pedoman apa yang harus diingat pada saat menggunakan MS Sharepoint untuk membangun aplikasi bisnis? Custom First!
Dengan mengingat tujuan utama MS Sharepoint diluncurkan, maka proses penyesuaian sebaiknya dilakukan dengan memanfaatkan apa yang sudah tersedia. Kita dapat memanfaatkan javascript, CSS, XML, XSLT atau themes dari FrontPage 2003.
Kalau masih belum memenuhi keinginan, barulah kita beralih dengan menggunakan alat bantu pemrograman, seperti Visual Studio dsb.

Berikutnya.. bagaimana cara menginstall WSS.

& Komentar »

  1. halo Cak Riwut, Salam kenal
    Cak sudah mengimplementasikan Microsoft Sharepoint ya ?
    Saya boleh nanya dong ya, kebetulan kantor saya sedang mendeploy Ms Sharepoint 2007 dengan kelas Farm Menengah. Apa Cak bisa share tentang struktur organisasi tata kelolanya ? misalnya berapa personil yang dibutuhkan berikut jobdesk nya.

    Terimakasih sebelumnya, Cak

    Komentar oleh panca — November 29, 2008 @ 3:47 pm |

  2. Salam kenal mas Panca,

    Medium farm, berarti minimal ada 2 WFE (web front end), 1 application server, dan SQL cluster. Untuk mengelola farm ini dibutuhkan profesional yang mengerti 1) administrasi jaringan 2) sharepoint 3) sql server. Mengingat bahwa medium farm ini biasanya ditujukan untuk aplikasi dengan kebutuhan redudancy, maka team profesional tersebut harus dibagi menjadi level 1-2 support dan level 2-3 support.
    Jadi bagaimana rencana tata kelolanya?
    Level 1-2 , a) SharePoint administrator
    b) Network administrator
    c) Database administrator
    Level 2-3, a) SharePoint specialist

    Level 1-2 , bertugas sebagai lini pertama untuk menangani masalah dari user dan melakukan tugas-tugas sederhana termasuk troubleshoot.
    Level 2-3 , bertugas untuk melakukan asistensi dan menyelesaikan eskalasi yang tidak bisa diselesaikan oleh lini pertama.

    Mudah-mudahan bisa menjawab.

    -Riwut-

    Komentar oleh cakriwut — November 29, 2008 @ 11:49 pm |

  3. Halo sobat Cak Riwut, apa kabar?
    Sob, kalo mau start belajar Sharepoint, bisa dapat softwarenya gimana caranya sob?
    Lalu adakah tempat kursus atau training yg gak terlalu mahal untuk pengenalannya?
    Apakah Cak Riwut bersedia aku recokin untuk belajar sharepoint?
    Terima kasih cak, banyak info berguna yg aku dapat di sini.

    Cheers, frizzy.
    Relaxing Articles Spa

    Komentar oleh frizzy2008 — Maret 12, 2009 @ 7:54 am |


RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

Tinggalkan komentar

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.

Blog pada WordPress.com.